DIAJAR TEPOS DENGAN CANVA, Media Belajar Teks Prosedur Berbasis Canva di SDN Ngayung

Siswa sekolah dasar memanfaatkan Canva dalam kegiatan pembelajaran digital. Foto ilustrasi: Kumparan.
Pembelajaran menulis teks prosedur di sekolah dasar kerap menemui hambatan karena siswa kesulitan memvisualisasikan langkah-langkah yang mereka susun. Guru pun membutuhkan media yang mampu menampilkan alur secara menarik dan mudah dipahami. SDN Ngayung menjawab kebutuhan tersebut melalui DIAJAR TEPOS DENGAN CANVA, singkatan dari Media Belajar Teks Prosedur Berbasis Canva.
Program ini memanfaatkan aplikasi Canva sebagai media untuk menyusun teks prosedur. Siswa merancang langkah demi langkah dalam bentuk infografis, poster, atau presentasi sederhana yang dilengkapi gambar dan warna. Cara ini membantu siswa memahami struktur teks prosedur sekaligus melatih kemampuan literasi visual.
Guru mendampingi siswa mulai dari pemilihan topik, penyusunan langkah, hingga desain akhir karya. Topik yang dipilih biasanya dekat dengan keseharian siswa, seperti cara mencuci tangan, cara membuat minuman sederhana, atau prosedur permainan tradisional.
Karya siswa kemudian dipresentasikan di kelas dan dipajang di ruang belajar. Kegiatan ini menumbuhkan rasa bangga siswa terhadap hasil kerjanya sekaligus memberikan referensi visual bagi teman-teman sekelas.
DIAJAR TEPOS DENGAN CANVA memberikan ruang bagi guru untuk memandu siswa memahami prinsip desain visual yang sederhana. Pemilihan warna, tata letak, dan ukuran huruf menjadi bagian dari pembelajaran, sehingga siswa tidak sekadar membuat karya tetapi juga memahami cara menyampaikan pesan secara efektif.
Sekolah mengumpulkan karya teks prosedur yang dihasilkan siswa dalam pustaka digital yang dapat diakses lintas kelas. Karya tersebut menjadi referensi bagi siswa di kelas lain dan tahun ajaran berikutnya, sekaligus menunjukkan bahwa karya siswa memiliki nilai yang bertahan di luar tugas semester.
Melalui DIAJAR TEPOS DENGAN CANVA, SDN Ngayung menunjukkan bahwa pemanfaatan aplikasi umum yang populer di dunia digital dapat memiliki nilai pembelajaran yang tinggi. Siswa memperoleh keterampilan yang relevan dengan perkembangan zaman, sementara guru memperoleh media yang membuat pembelajaran lebih hidup. Kombinasi tersebut mempersiapkan siswa menghadapi tantangan literasi digital di jenjang berikutnya.
Melalui DIAJAR TEPOS DENGAN CANVA, SDN Ngayung berupaya menghadirkan pembelajaran menulis yang lebih menarik dan relevan dengan perkembangan teknologi. Inovasi ini menjadi contoh pemanfaatan aplikasi umum untuk memperkaya pengalaman belajar siswa di sekolah dasar.
Post Comment