Loading Now

SESABARI Biasakan Siswa Menyapa dalam Bahasa Inggris Setiap Hari

EMPAT LAWANG — Program SESABARI menghadirkan pembelajaran bahasa Inggris langsung dalam interaksi sehari-hari di sekolah. Guru dan siswa membiasakan sapaan sederhana agar kemampuan pelafalan, pemahaman kosakata, dan keberanian berbicara dapat tumbuh secara bertahap.

Bahasa Inggris menjadi salah satu keterampilan penting bagi peserta didik untuk menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan komunikasi global. Pembelajaran di sekolah dasar tidak cukup hanya mengenalkan kosakata melalui tulisan, tetapi juga perlu memberi kesempatan kepada anak untuk mendengar dan mengucapkannya dalam situasi nyata.

Hasil pengamatan di SD 17 menunjukkan bahwa pembelajaran bahasa Inggris masih lebih banyak berfokus pada materi tertulis. Kesempatan siswa untuk berbicara dan berlatih pelafalan belum optimal. Akibatnya, sebagian anak merasa ragu dan kurang percaya diri saat menggunakan kalimat sederhana bersama guru maupun teman.

Halaman Sekolah Menjadi Ruang Praktik

Kondisi tersebut mendorong lahirnya SESABARI atau Sehari Sapa Bahasa Inggris. Program ini membiasakan guru dan siswa menggunakan ungkapan sederhana dalam perjumpaan sehari-hari. Kegiatan dilakukan terutama pada pagi hari ketika peserta didik datang ke sekolah, tetapi dapat diterapkan pada waktu lain sesuai situasi.

Siswa dibimbing mengucapkan sapaan seperti good morning, menanyakan kabar, mengucapkan selamat siang, sampai jumpa, dan hati-hati di jalan. Guru merespons sapaan tersebut sehingga terjadi percakapan dua arah. Melalui pengulangan dalam konteks nyata, anak lebih mudah memahami arti dan mengingat cara pengucapan.

Pembiasaan juga dikembangkan dalam interaksi antarsiswa. Mereka dapat menanyakan tugas, menyampaikan kabar, atau mengucapkan perpisahan dengan kalimat yang sederhana. Kegiatan tidak dibebani tugas yang rumit karena fokus utamanya adalah keberanian mencoba dan konsistensi penggunaan bahasa.

Guru berperan sebagai fasilitator yang memberikan contoh pelafalan, memperbaiki kesalahan secara ramah, dan menciptakan suasana aman bagi anak. Pendekatan langsung membuat siswa tidak hanya mengetahui teori, tetapi juga memperoleh pengalaman komunikasi. Hal tersebut mendorong pembelajaran yang aktif, partisipatif, dan menyenangkan.

Kepercayaan Diri Tumbuh lewat Pembiasaan

SESABARI dirancang untuk meningkatkan kemampuan pelafalan dan rasa percaya diri siswa. Anak yang awalnya hanya bersalaman saat bertemu guru mulai terbiasa menyampaikan salam dalam bahasa Inggris. Kebiasaan tersebut secara bertahap mengurangi rasa takut melakukan kesalahan dan membuat mereka lebih berani berbicara.

Manfaat program tidak hanya terlihat pada kemampuan bahasa. Siswa belajar bersikap sopan, menyapa orang lain, mendengarkan jawaban, dan membangun komunikasi positif. Bagi guru, program menjadi strategi sederhana untuk memperkuat pembelajaran speaking tanpa memerlukan media atau perangkat yang rumit.

Evaluasi dilakukan melalui observasi terhadap partisipasi, antusiasme, pelafalan, dan pemahaman siswa. Guru memperhatikan ungkapan yang sudah dapat digunakan secara mandiri serta bagian yang masih memerlukan latihan. Hasil pengamatan digunakan untuk menentukan kosakata dan percakapan sederhana berikutnya.

Dikembangkan melalui Proses Sepuluh Minggu

Tahap identifikasi masalah dimulai pada minggu pertama Juli 2025 dengan mengamati rendahnya kesempatan siswa menggunakan bahasa Inggris secara langsung. Pada minggu kedua dan ketiga, guru menyusun materi sapaan, memilih metode sederhana, serta menyiapkan pola pembiasaan yang sesuai dengan karakter anak sekolah dasar.

Sosialisasi dilakukan pada minggu keempat Juli hingga awal Agustus agar seluruh warga sekolah memahami tujuan program. Uji coba berlangsung pada minggu kedua hingga keempat Agustus melalui praktik sapaan di lingkungan sekolah. Guru mengamati respons anak dan menyesuaikan bentuk pendampingan apabila ditemukan kesulitan.

Evaluasi dan penyempurnaan dilaksanakan pada awal September 2025. Program dinilai dari meningkatnya partisipasi, minat belajar, pemahaman arti, dan keberanian siswa. SESABARI diharapkan menjadi kebiasaan berkelanjutan yang menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa Inggris sekaligus menginspirasi sekolah lain untuk menghadirkan pembelajaran komunikatif.

Sumber: SESABARI (Sehari Sapa Bahasa Inggris) Tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Empat Lawang.

Post Comment